assalamualaikum wr.wb
Ini adalah sebuah cerita seorang buruh pabrik suatu perusahaan.
Sore hari itu, sepulang radit dari tempatnya bekerja ia melihat pakaian kotor nya yang sudah beberapa hari belum dicuci sudah tidak ada. Ternyata sang ibu yang telah mencuci pakaian radit. "Ah ibu, aku berusaha pulang cepat hari ini agar aku bisa mencuci
baju-baju kotorku. Ibu tahu, kamu pasti lelah"ujar radit. Dia hanya bisa tersenyum
memandangi wajah renta ibunya.Diusianya yang lewat setengah abad, ibunya termasuk
wanita yang sehat. Beliau masih mampu mencuci baju semua anggota keluarga.
Bukan berarti radit malas mengerjakannya tapi karena sang ibu punya kebiasaan unik
yaitu tidak bisa melihat barang-barang kotor. Tangannya langsung bergerak
membereskan apa saja yang tidak sedap dipandang.
"Apa ibu nggak
cape jika tiap hari selalu beres-beres, aku menggaji orang saja ya biar ibu
bisa istirahat?" kata radit. sang ibu hanya memandang dan berkata "Kamu nggak suka ya kalau
bajumu ibu cucikan?" . "bukan begitu bu, tapi aku gak tega lihat ibu kecapean, aku berusaha membujuknya untuk menerima saranku" jawab radit. sambil tersenyum sang ibu "Ibu senang
kalau diusia ibu sekarang, ibu masih mampu mengurusmu, mencucikan pakaianmu dan
adikmu atau menyiapkan sarapanmu tiap pagi". "Yah..aku tak pernah lupa, jika
hari libur kantorku hari sabtu dan minggu, ibu selalu menyiapkan nasi goreng
daun mengkudu dan telor ceplok kesukaanku" jawab radit dengan wajah tak tega . sang ibu hanya menanggapi nya dan tersenyum.
Pesan cerita : Dari cerita di atas dapat kita ambil hikmah, bahwa kasih ibu kepada anak tidak mengenal kata lelah. Jadi pesan yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah JANGAN PERNAH LELAH UNTUK MENYAYANGI IBU!
Sekian cerita singkat yang dapat saya bagi kepada pembaca.
terima kasih!
No comments:
Post a Comment